Dalam satu batang rokok terdapat beberapa jenis kertas yang sekilas tampak serupa, tetapi memiliki fungsi berbeda. Cigarette paper membungkus tembakau dan ikut terbakar saat rokok digunakan. Plug wrap membungkus material filter untuk membentuk filter rod. Sementara itu, tipping paper menjadi lapisan terluar di area filter sekaligus menyatukan filter dengan batang tembakau.
Perbedaannya tidak berhenti pada nama atau posisi. Setiap material memiliki kebutuhan berbeda dalam hal kekuatan kertas, permeabilitas udara, karakter pembakaran, kemampuan cetak, hingga perforasi. Salah mengenali jenis kertas dapat membuat spesifikasi yang disampaikan kepada supplier atau percetakan tidak sesuai dengan kebutuhan produksi.
Perbedaan Tipping Paper, Plug Wrap, dan Cigarette Paper secara Singkat
Cara paling mudah membedakan ketiganya adalah dengan melihat posisi dan fungsinya pada konstruksi rokok.
| Jenis Kertas | Posisi | Fungsi Utama | Karakter Teknis yang Umum Diperhatikan |
|---|---|---|---|
| Cigarette paper | Mengelilingi tobacco rod | Membungkus tembakau dan ikut dalam proses pembakaran | Gramatur, permeabilitas udara, tensile strength, opacity, dan karakter pembakaran |
| Plug wrap | Langsung membungkus material filter | Membentuk dan menjaga struktur filter rod | Kekuatan mekanis, kemampuan diproses di mesin, permeabilitas atau sifat barrier |
| Tipping paper | Lapisan luar pada area filter | Menyatukan filter dengan tobacco rod dan menjadi permukaan luar filter | Printability, opacity, adhesi, finishing, perforasi, dan kekuatan saat proses produksi |
Pada sisi filter, susunannya dimulai dari material filter di bagian tengah, kemudian plug wrap, lalu tipping paper sebagai lapisan terluar.
Sementara itu, pada bagian batang, tembakau dibungkus oleh cigarette paper. Tipping paper kemudian menutup area filter dan sebagian ujung tobacco rod sehingga filter dan batang tembakau dapat tersambung.
ISO 2965:2019 juga membedakan cigarette paper, filter plug wrap, dan filter joining paper dalam pengujian permeabilitas udara. Istilah filter joining paper mengacu pada fungsi material yang menyatukan bagian filter dengan batang rokok, yaitu fungsi yang dijalankan oleh tipping paper.
Apa Itu Cigarette Paper?
Cigarette paper adalah kertas tipis yang langsung membungkus tembakau untuk membentuk tobacco rod. Karena ikut terbakar bersama tembakau, karakter teknisnya berbeda cukup jauh dari tipping paper maupun plug wrap.
Salah satu parameter yang diperhatikan adalah air permeability atau kemampuan udara melewati struktur kertas. Permeabilitas cigarette paper dapat memengaruhi masuknya udara melalui tobacco rod serta berinteraksi dengan proses pembakaran dan karakteristik asap dalam pengujian menggunakan mesin.
Selain permeabilitas, parameter lain yang dapat diperhatikan mencakup gramatur, tensile strength, stretch, opacity, kualitas abu, dan karakter rambat bakar. Jadi, cigarette paper bukan sekadar kertas tipis yang menjaga tembakau tetap berbentuk.
Rentang spesifikasinya juga cukup beragam. Sebagai contoh produk, BMJ mencantumkan cigarette paper dengan basis weight sekitar 18-40 g/m² dan permeability 15-120 CU. Angka tersebut merupakan rentang produk dari satu produsen, bukan standar yang berlaku untuk seluruh cigarette paper.
Kebutuhan spesifikasi dapat berbeda tergantung jenis produk rokok, mesin produksi, karakter pembakaran yang dituju, desain ventilasi, dan faktor teknis lainnya.
Apa Itu Plug Wrap?
Jika cigarette paper digunakan pada bagian tobacco rod, plug wrap berada di dalam konstruksi filter.
Material filter perlu dibentuk menjadi filter rod yang stabil sebelum disatukan dengan batang tembakau. Plug wrap adalah kertas yang langsung mengelilingi material filter tersebut, menjaga bentuk silindernya, dan membantu filter tetap stabil selama proses produksi.
Karena nantinya tertutup oleh tipping paper, tampilan visual biasanya bukan kebutuhan utama plug wrap. Kekuatan kertas, kualitas tepi potong, adhesi, kestabilan saat berjalan di mesin filter, dan kebutuhan permeabilitas lebih menentukan.
Plug wrap juga tidak selalu berupa kertas dengan porositas tinggi.
Produk industri tersedia dalam beberapa tipe, termasuk porous, non-porous, barrier-coated, serta varian dengan wet tensile strength tertentu. Sebagai contoh produk, BMJ mencantumkan plug wrap dengan basis weight sekitar 20-40 gsm dan menyediakan beberapa tipe sesuai kebutuhan filter.
Pada konstruksi filter berventilasi, plug wrap yang porous dapat menjadi bagian dari jalur masuk udara setelah udara melewati perforasi pada tipping. Pada konfigurasi lainnya, spesifikasi maupun metode perforasinya dapat berbeda.
Karena itu, pemilihan plug wrap perlu mengikuti konstruksi filter yang akan dibuat, bukan hanya angka gramatur kertas.
Apa Itu Tipping Paper?
Tipping paper adalah material yang paling mudah terlihat dari luar karena mengelilingi area filter pada rokok yang sudah jadi.
Material ini menyatukan filter dengan tobacco rod sekaligus membentuk permukaan luar pada bagian filter.
Tipping paper sering disebut sebagai “kertas pembungkus filter”. Penyebutan tersebut mudah dipahami secara visual, tetapi kurang tepat jika yang dimaksud adalah lapisan yang langsung menyentuh material filter. Kertas yang langsung membungkus filter adalah plug wrap, sedangkan tipping paper berada di lapisan luarnya.
Karena tampak dari luar, tipping paper juga memiliki kebutuhan yang lebih erat dengan proses printing dan finishing. Produsen dapat menggunakan warna, pola, tekstur, atau efek visual tertentu sesuai desain produk.
Dalam proses konversi industri, tipping paper dapat melalui gravure printing, multicolor printing, hot stamping, slitting, serta laser atau electrostatic perforation. Delfort, misalnya, mencantumkan berbagai proses tersebut dalam pilihan pengolahan tipping paper yang mereka tawarkan.
Ada pula perbedaan antara tipping base paper dan tipping paper yang sudah melalui proses konversi. Base paper merupakan substrat kertas yang kemudian dapat dicetak, diperforasi, atau diberi finishing sebelum masuk ke proses produksi rokok.
Mengapa Permeabilitas dan Perforasi Tidak Bisa Disamakan?
Ketiga material dapat sama-sama memiliki parameter terkait aliran udara, tetapi fungsi parameter tersebut berbeda.
Pada cigarette paper, udara dapat masuk melalui wrapper di sepanjang tobacco rod dan berinteraksi dengan proses pembakaran. Pada bagian filter, sistem ventilasi dapat melibatkan perforasi tipping paper, permeabilitas plug wrap, posisi lubang ventilasi, serta konstruksi filter secara keseluruhan.
Karena itu, nilai permeability yang sama-sama dinyatakan dalam satuan seperti CU tidak berarti cigarette paper, plug wrap, dan tipping paper dapat saling menggantikan.
ISO 2965:2019 menyediakan metode pengujian air permeability untuk ketiga kategori material tersebut. Standar ini dikonfirmasi tetap berlaku pada 2024.
Perforasi pada tipping juga bekerja sebagai bagian dari sistem ventilasi. Lubang tersebut memungkinkan udara dari luar masuk ke area filter sehingga dapat memengaruhi air dilution, ventilation level, draw, dan hasil pengukuran asap dalam kondisi pengujian tertentu.
Namun, efek tersebut tidak dapat diterjemahkan menjadi klaim bahwa perforasi membuat rokok “lebih aman”. National Cancer Institute menjelaskan bahwa desain rokok dengan ventilation holes dapat menghasilkan angka tar yang lebih rendah pada mesin pengujian dalam kondisi tertentu, tetapi hasil tersebut tidak berarti risiko kesehatan pengguna menjadi lebih rendah.
Dalam konteks produksi, perforasi lebih tepat dibahas sebagai bagian dari pengaturan ventilasi dan performa produk, bukan sebagai klaim kesehatan.
Apakah Gramatur Bisa Digunakan untuk Membedakan Ketiganya?
Tidak secara langsung.
Rentang gramatur ketiga jenis kertas dapat saling tumpang tindih. Sebagai contoh produk, BMJ mencantumkan cigarette paper sekitar 18-40 g/m², plug wrap 20-40 g/m², dan printed tipping sekitar 25-40 g/m². Delfort juga menawarkan tipping paper dengan rentang sekitar 30-60 g/m².
Karena itu, bobbin dengan spesifikasi 35 gsm belum tentu bisa langsung diidentifikasi sebagai tipping paper, plug wrap, atau cigarette paper.
Identifikasi yang lebih tepat perlu melihat fungsi akhir material dan keseluruhan spesifikasinya.
Untuk cigarette paper, parameter yang diperhatikan dapat mencakup gramatur, permeability, kekuatan, dan karakter pembakaran. Pada plug wrap, pertimbangannya lebih berkaitan dengan konstruksi filter, kekuatan mekanis, kebutuhan permeability atau barrier, serta kestabilan material saat diproses di mesin.
Sementara itu, spesifikasi tipping paper dapat mencakup gramatur, opacity, kemampuan menerima tinta, warna dan motif, adhesi, ukuran bobbin, finishing, hingga kebutuhan perforasi.
Dengan informasi tersebut, pembeli dapat menyampaikan kebutuhan secara lebih spesifik daripada hanya mengatakan “membutuhkan kertas rokok 35 gsm”. Supplier atau percetakan perlu mengetahui bagian produk yang akan dibuat dan proses apa yang akan dijalankan terhadap material tersebut.
Bagaimana Ketiga Material Ini Diatur di Indonesia?
Untuk produksi di Indonesia, perbedaan jenis material juga berkaitan dengan standar dan regulasi industri.
SNI 3755:2019 Kertas Pembentuk Rokok telah diberlakukan secara wajib melalui Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2024. Peraturan tersebut diundangkan pada 18 Oktober 2024 dan mulai berlaku enam bulan setelah tanggal pengundangan.
Dokumen tersebut membedakan kategori kertas sigaret, plug wrap, dan tipping serta mencantumkan kebutuhan pengujian yang berbeda.
Pada cigarette paper, misalnya, fasilitas pengendalian mutu mencakup kemampuan menguji parameter seperti gramatur, permeability, kecepatan rambat bakar, opacity, tensile, dan stretch. Perbedaan parameter pengujian ini sesuai dengan fungsi teknis yang tidak sama pada masing-masing jenis kertas.
Ada satu detail regulasi yang perlu dibaca dengan hati-hati. Dalam ruang lingkup peraturan tersebut terdapat penyebutan plug wrap tanpa porositas, sedangkan secara teknis produk plug wrap di pasar internasional tersedia dalam tipe porous maupun non-porous.
Artinya, redaksi regulasi tersebut tidak bisa digunakan untuk menyimpulkan bahwa seluruh plug wrap di industri pasti non-porous. Cakupan regulasi Indonesia dan variasi teknis produk di industri merupakan dua konteks yang berbeda.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menentukan Material
Kesalahan pertama adalah menganggap tipping paper dan plug wrap sebagai material yang sama karena keduanya berada di area filter. Padahal keduanya merupakan lapisan yang berbeda dan memiliki fungsi yang berbeda pula.
Kesalahan kedua adalah memilih material hanya berdasarkan gramatur. Rentang gramatur antarproduk dapat beririsan sehingga angka tersebut tidak cukup untuk menentukan jenis material.
Kesalahan lainnya adalah menyamakan fungsi permeability pada semua jenis kertas. Pada cigarette paper, permeability berkaitan dengan konstruksi tobacco rod dan proses pembakaran. Pada tipping paper dan plug wrap, parameter tersebut dapat menjadi bagian dari sistem ventilasi filter.
Untuk kebutuhan purchasing atau pengembangan produk, titik awal yang lebih tepat adalah menentukan bagian rokok yang akan dibuat:
- jika material membungkus tembakau dan ikut dalam proses pembakaran, yang dibutuhkan adalah cigarette paper;
- jika material langsung membungkus dan membentuk filter rod, yang dibutuhkan adalah plug wrap;
- jika material berada di bagian luar filter, menyatukan filter dengan tobacco rod, serta membawa kebutuhan motif, printing, finishing, atau perforasi, yang dibutuhkan adalah tipping paper.
Setelah jenis material diketahui, spesifikasi seperti gramatur, permeability, opacity, ukuran bobbin, jumlah warna cetak, finishing, atau kebutuhan perforasi dapat dibahas lebih rinci dengan supplier dan bagian produksi.
Kesimpulan
Perbedaan tipping paper, plug wrap, dan cigarette paper paling mudah dikenali dari posisi dan fungsinya pada batang rokok. Cigarette paper membungkus tembakau, plug wrap membentuk filter rod, sedangkan tipping paper menjadi lapisan luar filter sekaligus menyatukannya dengan tobacco rod.
Bagi produsen atau pemilik brand, membedakan ketiganya sejak awal dapat mengurangi risiko salah spesifikasi saat berkomunikasi dengan supplier bahan, converter, maupun percetakan.
Jika kebutuhan Anda berkaitan dengan tipping paper, pembahasan dengan percetakan sebaiknya mencakup desain cetak, karakter material, ukuran produksi, finishing, dan kebutuhan perforasi jika digunakan. PGMA melayani kebutuhan cetak tipping paper dan dapat mendiskusikan spesifikasi produksinya sesuai kebutuhan produk.
Referensi
- ISO 2965:2019: Materials Used as Cigarette Papers, Filter Plug Wrap and Filter Joining Paper
- Tobacco in Australia: Construction of Cigarettes and Cigarette Filters
- Scientific Review tentang Cigarette Paper dan Karakteristik Asap
- BMJ: Cigarette Paper
- BMJ: Plug Wrap Paper
- Delfort: Tipping Paper
- Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 63 Tahun 2024
- National Cancer Institute: Light Cigarettes and Cigarette Ventilation